Botol kacaBotol kaca adalah wadah kemasan minuman beralkohol tradisional di Tiongkok, dan kaca juga merupakan jenis bahan kemasan dengan sejarah panjang. Di tengah banyaknya jenis bahan kemasan yang membanjiri pasar, wadah kaca tetap menempati posisi penting dalam kemasan minuman. Dan karakteristik kemasannya tidak dapat dipisahkan dari bahan kemasan lainnya. Sekarang, mari kita pahami cara membuat botol kaca.
1.Proses Teknologi
Itubotol kaca minuman kerasProses produksi terutama meliputi: 1) Bahan baku diproses terlebih dahulu dengan menghancurkan bahan baku berbentuk balok (pasir kuarsa, soda kue, batu kapur, feldspar, dll.), mengeringkan bahan baku basah, dan menghilangkan bahan baku yang mengandung besi untuk memastikan kualitas kaca. 2) Persiapan senyawa. 3) Pencetakan. Senyawa kaca dipanaskan pada suhu tinggi (1550~1600 derajat) dalam tungku tangki atau oven, sehingga membentuk campuran yang seragam tanpa gelembung, dan memenuhi persyaratan pembentukan kaca cair. 4) Pembentukan. Masukkan kaca cair ke dalam cetakan untuk membuat produk kaca dengan bentuk yang diinginkan, seperti piring, peralatan makan, dll. 5) Penempaan. Melalui proses anil dan pendinginan cepat serta proses lainnya, menghilangkan atau menghasilkan pemisahan fase tegangan atau kristalisasi di dalam kaca, dan mengubah keadaan struktural kaca.
2. Alur Kerja
Langkah pertama adalah mendesain, menentukan, dan membuat cetakan. Bahan baku kaca adalah pasir kuarsa sebagai bahan baku utama, dan bahan pembantu lainnya dilarutkan ke dalam cairan pada suhu tinggi, kemudian disuntikkan ke dalam cetakan, didinginkan, dipotong, dan dikeraskan, sehingga botol kaca terbentuk. Botol kaca umumnya memiliki tanda yang kaku, tanda juga dibuat sesuai bentuk cetakan. Pencetakan botol kaca menurut metode produksi dapat dibagi menjadi tiga jenis: peniupan manual, peniupan mekanis, dan pencetakan ekstrusi. Menurut komposisinya, botol kaca dapat dibagi menjadi beberapa jenis berikut: pertama adalah kaca natrium, kedua adalah kaca timbal, dan ketiga adalah kaca borosilikat.
Bahan baku utama botol kaca adalah bijih alami, batu kuarsa, soda kaustik, batu kapur, dan sebagainya.Botol kacaBotol kaca sangat transparan dan tahan korosi. Kontak dengan sebagian besar bahan kimia tidak akan mengubah sifat materialnya. Proses pembuatannya sederhana, bentuknya bebas dan dapat diubah, kekerasannya tinggi, tahan panas, bersih dan mudah dibersihkan, serta dapat digunakan berulang kali. Namun, botol kaca juga memiliki kekurangannya, seperti berat yang besar, biaya penyimpanan dan transportasi yang tinggi, ketahanan terhadap benturan, dan sebagainya.
Waktu posting: 19 November 2024


